KISARAN – Keberadaan warung internet di kota Kisaran yang mulai
menjamur di beberapa tempat membuat para orang tua gusar. Pasalnya
anak-anak mereka sudah lupa untuk belajar karena keasyikan bermain game.
Pemkab Asahan melalui instansi terkait diminta untuk lebih serius dalam
penertiban warnet.
Keluhan itu disampaikan Masni (40) warga Kelurahan Kisaran Timur.
Menurut Masni, akibat lemahnya pengawasan membuat dua anaknya yang masih
berumur 9 tahun dan 11 sering lupa pulang ke rumah untuk mengerjakan
pekerjaan rumah.
Bahkan kedua anaknya kini susah diatur karena keasyikkan bermain game
on line di warung internet di dekat rumah mereka di Jalan
Sisingamangaraja.
Menurut Masni, Pemkab Asahan diminta agar menertibkan warung internet dengan peraturan yang ketat agar para pengusaha warung internet membuat peraturan anak-anak di bawah umur 10 tahun ke bawah dilarang bermain game on line.
Menurut Masni, Pemkab Asahan diminta agar menertibkan warung internet dengan peraturan yang ketat agar para pengusaha warung internet membuat peraturan anak-anak di bawah umur 10 tahun ke bawah dilarang bermain game on line.
Masni menambahkan, apabila hal ini tidak ditanggapi pihak Pemkab
Asahan dikhawatirkan bisa menimbulkan dampak buruk bagi generasi muda di
Asahan.
Terpisah Musthopa salah seorang aktivis muda di Asahan dan Wakil Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara meminta kepada Pemkab Asahan bersikap tegas dalam penertiban warnet.
Terpisah Musthopa salah seorang aktivis muda di Asahan dan Wakil Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara meminta kepada Pemkab Asahan bersikap tegas dalam penertiban warnet.
(sumber : asahan wordpress)





