Tebing Tinggi - Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM didampingi para
unsur muspida setempat melakukan peletakan batu pertama pembangunan
Masjid Agung berlokasi di Jalan Gunung
Leuser Kota Tebingtinggi, Jumat sore. Acara diawali dengan pembacaan
Tahtim dan Tahlil serta dilanjutkan dengan pembacaan kitab suci Al Quran
oleh Asrizal Chaniago.
Acara peletakan batu pertama pembangunan
Mesjid Agung Tebingtinggi itu juga ditandai dengan pemberian santuan
kepada 170 orang anak yatim yang diserahkan secara simbolis kepada 20
anak yatim oleh Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan.
Walikota Tebingtinggi dalam sambutannya
mengatakan, Masjid Agung tersebut dibangun karena kondisi Masjid Raya
Nur Addin di Jalan Suprapto Tebingtinggi sudah sangat terbatas dalam
menampung jemaah. Selain itu, Mesjid Agung juga nantinya akan bisa
sebagai tempat dakwah Islam.
“Kami meminta agar
pembangunan Masjid Agung ini jangan sampai tersendat-sendat, sehebat
apapun masjid ini dibangun kalau tak mendapat Ridho Allah SWT, maka
masjid ini tidak ada apa-apanya,” imbuh Umar Zunaidi.
Dijelaskan Walikota bahwa pembangunan
Masjid Agung yang berlokasi di Lapangan Pramuka tersebut sebelumnya
telah dilakukan tukar guling oleh pemerintah kota Tebingtinggi dengan
Pemprovsu.
Masjid Agung Kota Tebingtinggi itu dibangun dengan anggaran Rp44 miliar lebih dengan luas bangunan 38 m x 50 m di atas areal 11.000 m2 dan akan mampu menampung sekitar 5.000 jemaah.
(sumber : kpkpos)





