Tebingtinggi –
Sebagian besar masyarakat masih memandang anak disabilitas (cacat)
adalah masyarakat golongan ‘kelas dua’ sehingga dijauhkan dari
masyarakat. Padahal dibalik kekurangan mereka pasti ada kelebihan pada
anak penyandang disabilitas.
“Jangan ragu menyekolahkan anak-anak
disabilitas kita ke sekolah karena dibalik disabilitas mereka pasti
memiliki kelebihan yang diberikan Allah SWT, kemampuan naluri yang
mereka miliki bahkan melebihi dari orang biasa,” kata Walikota
Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan pada kegiatan Sosialisasi dan
pemberian bantuan dana serta alat bantu anak dengan disabilitas, Rabu,
di gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo kota setempat.
Kegiatan yang diselenggarakan Forum
Komunikasi Keluarga Anak Dengan Disabilitas (FKK-ADD) Dinas Sosial
bekerjasama dengan Lembaga Sosial ‘Bina Bangsa Mandiri’ (LS-BBM) Kota
Tebingtinggi itu diwarnai dengan penyerahan bantuan dana masing-masing
sebesar Rp1,5 juta
kepada 50 orang anak dari Kementrian Sosial serta pemberian alat bantu
kepada anak penyandang disabilitas berupa kursi roda, alat bantu dengar
(ABD) dan tangan palsu.
Pemko Tebingtinggi, lanjut Umar
Hasibuan, akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan perlindungan
kesehatan anak yang termasuk di dalamnya adalah anak-anak penyandang
disabilitas.
“Jika hari ini yang mendapat bantuan
hanya 50 orang dari sekitar seratusan yang diusulkan, InsyaAllah saya
akan mencari bantuan bagi anak-anak disabilitas yang belum memperoleh
bantuan, kita akan memprogramkan bagaimana agar anak-anak disabilitas ini tidak menjadi beban bagi keluarganya dengan membekali keterampilan”, kata Umar Hasibuan.
Pada kesempatan itu, Umar juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FKK-ADD Dinas Sosial dan Lembaga Sosial ‘Bina Bangsa Mandiri’ yang begitu peduli dengan kehidupan anak-anak penyandang disabilitas.
“Terus terang saya salut
dan bangga, saya berikan apresiasi kepada Lembaga Sosial ‘Bina Bangsa
Mandiri’ yang merupakan LSM Sosial satu-satunya dikota ini yang begitu
peduli dengan masalah anak disabilitas ini,” puji Umar Zunaidi Hasibuan.
Sebelumnya, Kadis Sosial dan Tenaga
Kerja Kota Tebingtinggi Drs H Hasnuddin Siregar menyampaikan bahwa
FKK-ADD adalah mitra Dinas Sosial setempat dalam hal penanganan
anak-anak disabilitas khusus di bawah 17 tahun.
FKK-ADD Tebingtinggi merupakan
satu-satunya di Sumatera Utara yang mendapat bantuan dari Kementrian
Sosial RI. “Bantuan peralatan berupa kursi roda,
alat bantu dengar dan tangan palsu dalam rangka Hari Kesetiakawanan
Sosial yang rencananya di Kota Tebingtinggi akan dilaksanakan 20
Desember mendatang,” katanya.
Sedangkan Ketua FKK-ADD Kota Tebingtinggi, Perayudi Syahputra yang juga Ketua LS Bina Bangsa Mandiri menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kota Tebingtinggi yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
(sumber : kpkpos)





