BATUBARA - OK Arya Zulkarnain dan Raden Mas Harry Nugroho resmi menjadi pemimpin di Kabupaten Batu Bara dalam lima tahun ke depan. Keduanya telah resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara periode 2013-2018.
Pelantikan pemenang pemilukada Batubara ini dilakukan Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSi di Gedung DPRD Kabupaten Batu Bara, hari ini. Pada pelantikan itu, Gubsu menegaskan demokrasi adalah menifestasi politik rakyat dan jangan menimbulkan gejolak destruktif.
Pelantikan yang berlangsung aman dan lancar ini juga berlangsung meriah karena dihadiri ribuan undangan dari berbagai lapisan. Mulai dari pejabat pusat hingga masyarakat kalangan bawah.
Tampak hadir pada acara tersebut Anggota DPR RI Ir Ali Wongso Sinaga, Wakil ketua DPRD Sumut Kamaluddin Harahap. Anggota DPRDSumut yang juga Ketua Partai Golkar Sumut Ajib Shah Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, ketua Dharma Wanita Persatuan Hj Doharni Nurdin Lubis, mewakili Pangdam yakni Danrem 022 Pantai Timur Kol Inf Arif Teguh Indra Atmoko, mewakili ketua Pengadilan Negeri Sumut yakni ketua PN Kisaran Nazar Effriandi, Mewakili Danlantamal yakni Danlanal Tanjung Balai Letkol T Sembiring, Mewakili kapolda yakni Dir Sabara D Sinuraya, mewakiki Kajatisu yakni Kajari Lima Pulh R Tarigan, dan tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut.
Dr Amiruddin, Ambart Nasution serta Zulfikar juga beberapa Bupati dan Walikoa seperti Bupati Labura, Bupati Langkat, Walikoita Tebing Tinggi Walikota Tanjung Balai, Bupati Samosir, Bupati Asahan dan Wakil Bupati Labuhan Batu.
Terlihat juga Karangan bunga berisi ucapan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati juga terpajang berderet di sepanjang jalan Protokol Kota Lima Puloh depan Kantor Bupati Dan Kantor DPRD Kabupaten Batu Bara.
Prosesi pelantikan dimulai pukul 10.00 diawali rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Batubara dengan agenda pengambilan sumpah jabatan OK Arya Zulkarnain sebagai Bupati dan H Raden Mas Harry Nugroho sebagai Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara periode 2013-2018.
Bertindak sebagai pimpinan sidang, Ketua DPRD Batu Bara Selamat Arifin. Dalam sidang paripurna istimewa dibacakan putusan Menteri Dalam Negeri tentang perberhentian OK Arya Zulkarnain dan Gongmatua sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara dan mengangkat H OK Arya Zulkarnaindan H Raden Mas Harry Nugroho sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara lima tahun ke depan.
Selanjutnya dilakukan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati yang baru. Setelah Gubernur resmi melantik, diteruskan pemasangan atribut berupa tanda pangkat serta lencana Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara periode 2013-2018.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho menjelaskan, seharusnya pelantikan dilaksanakan tanggal 23 Desember 2013 yang bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara periode 2008-2013 namun karena ada agenda rapat paripurna DPRD Sumut sehingga pelantikan baru bisa dilaksanakan hari ini.
"Prosesi ini merupakan sebuah puncak tahapan pemilukada setelah pemungutan tahapan pemilukada dilaksanakan tanggal 19 September 2013 yang lalu dan telah diputuskan oleh KPU kabupaten Batu Bara pasangan OK Arya Zulkarnain dan Raden Mas Harry Nugroho sebagai pasangan calon terpilih," ujarnya.
Pelaksanaan demokrasi, lanjut Gubsu pada prinsipnya adalah meminta suara rakyat untuk memilih pemimpinnya dan tidak dimaksudkan untuk membuat situasi daerah menjadi bergejolak. Pemilukada merupakan manifestasi politik rakyat untuk ikut menentukan keberhasilan pembangunan daerah terutama lima tahun mendatang."Jadi sikap kritis yang mengarah pada destruktif harus bisa kita jauhkan dari praktek demokrasi," harapnya.
Untuk itu, lanjutnya, bagi pasangan calon yang belum berhasil tidak perlu berkecil hati semua prosedur dan tahapan pemilukada telah dijalani mekanisme hukum untuk memperoleh keadilan juga telah ditemuh di mahkamah konstitusi sehingga kita harus legowo dan berlapang dada menerima keputusan ini.
Lebih jauh dari itu kita semua berharap bagi pasangan calon yang belum memperolah kesempatan untuk memenangkan pemilukasa agar mendukung pemerintahan yang dipimpin oleh OK Arya Zulkranain SH MM dan Raden Mas Harry Nugroho karena kabupaten Batu Bara ini tetap membutuhkan dukungan dan partisipasi saudara saudara dalam membangun kemajuan daerah.
Lebih lanjut Gubsu menyampaikan sesungguhnya pelaksanan pemerintahann di daerah merupakan implementasi desentralisasi kewenangan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri. "Jika dipahami dalam perspektif yang sempit akan menumbuhkan egoisme sektoral yang bersifat kedaerahan yang berlebihan," katanya.
Maka, Jika kondisi seperti ini terjadi akan berdamfak pada koordinasi antar tingkat pemerintahan dan antar daerah menjadi sulit demikian pula dalam hal pengelolaan sumber daya alam akibat keinginan meningkatkan pendapatan daerah dapat mendorong eksploitasi pengelolaan sumber daya alam berlebihan yang berimplikasi terhadap kelestarian lingkungan dan pada akhirnya kontra produktif dengan tujuan dan cita cita otonomi daerah itu sendiri.
Dalam beberapa, lanjut Gubsu lagi, kesempatan saudara bupati dan wakil telah menyampaikan visi dan misi dihadapan kinstiuen tekad saudara untuk melanjutkan peningkatan mutu pendidikan, peningkatan derajat kesehatan dan peningkatan taraf perekonomian merupakan suatu konsep yang ideal karena konsep ini merupakan upaya untuk pemenuhan kebutuhan hiidup dasar yang dibutuhkan warga dan masyarakat terhadap pemerintahnya.
Sejalan dengan itu, perlu kita ingat bahwa pelantikan hari inu disaksikan oleh ribuan masyarakat Batu Bara baik secara langsung maupun melalui pemberitaan, oleh karenanya harapan masyarakat kepada saudara saudara untuk melanjutkan pembangunan kearah yang kebih baik akan terus ditunggu dan ditagih hingga akhir masa jabatan saudara berdua.
"Melihat pegalaman yang dimiliki oleh OK Arya Zulkranain yang periode sebelumnya juga menjabat sebagai Bupati dan berlatar belakang birokrat serta saudara Raden Mas Harry Nugroho yang memiliki pengalaman bekerja disektor swasta Internasional merupakan kombinasi yang ideal dimana kedua aspek ini dapat saling melengkapi dan menjadi modal yang sangat berarti untuk membabagun kabupaten Batu Bara," katanya.
Apalagi, perlu kita sadari bahwa pembangunan itu juga dapat dilaksanakan oleh swasta melalui investasi dan untuk menarik investor tentu kita harus mempuyai jaringan apalagi masyarakat kebaupaten Batu Bara yakin dengan kemampuan Bupati dan wakil Bupati terpilih dalam membangun jarigan dengan investor.
"Ini menjadi penting karena di kabupaten Batu Bara akan dibangun pelabuhan HUB Internasional Kuala Tanjung yang berlokasi di Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh," ujarnya.
Apalagi, lanjut Gubsu hal ini diperkuat dengan peraturan presiden nomor 26 tahun 2012 tentang cetak biru pengembangan sistem logistik nasional.
Selain itu juga akan dikembangkan Pelabuhan PT Inalum dalam rangka mendukung kawasan khusus ekonomni Sei Semangke. Maka peluang itu harus benar-benar dapat dimamfaatkan oleh pemerintah kabupaten Batu Bara beserta seluruh masyarakat pengembangan infrastruktur wajib dilakukan untuk meningjkatkan daya saing daerah disamping juga iklim yang kondusif bagi dunia usaha harus senantiasa dijaga dan meruapakan tanggung jawab semua pihak.
"kita harus berfikir jauh kedepan jangan karena keuntungan sesaat pelung maupun potensi ekonomi jangka panjang yang membawa efek positif bagi perekonomian masyarakat tidak menjadi kenyataan," kata Gubsu berpesan.
Usai sambutan Gubernur, dilakukan acara pemberian ucapan selamat kepada Bupati dan Wabup yang baru dilantik. Diawali ucapan selamat dari Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho serta pejabat lainya.
Pelantikan pemenang pemilukada Batubara ini dilakukan Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSi di Gedung DPRD Kabupaten Batu Bara, hari ini. Pada pelantikan itu, Gubsu menegaskan demokrasi adalah menifestasi politik rakyat dan jangan menimbulkan gejolak destruktif.
Pelantikan yang berlangsung aman dan lancar ini juga berlangsung meriah karena dihadiri ribuan undangan dari berbagai lapisan. Mulai dari pejabat pusat hingga masyarakat kalangan bawah.
Tampak hadir pada acara tersebut Anggota DPR RI Ir Ali Wongso Sinaga, Wakil ketua DPRD Sumut Kamaluddin Harahap. Anggota DPRDSumut yang juga Ketua Partai Golkar Sumut Ajib Shah Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, ketua Dharma Wanita Persatuan Hj Doharni Nurdin Lubis, mewakili Pangdam yakni Danrem 022 Pantai Timur Kol Inf Arif Teguh Indra Atmoko, mewakili ketua Pengadilan Negeri Sumut yakni ketua PN Kisaran Nazar Effriandi, Mewakili Danlantamal yakni Danlanal Tanjung Balai Letkol T Sembiring, Mewakili kapolda yakni Dir Sabara D Sinuraya, mewakiki Kajatisu yakni Kajari Lima Pulh R Tarigan, dan tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut.
Dr Amiruddin, Ambart Nasution serta Zulfikar juga beberapa Bupati dan Walikoa seperti Bupati Labura, Bupati Langkat, Walikoita Tebing Tinggi Walikota Tanjung Balai, Bupati Samosir, Bupati Asahan dan Wakil Bupati Labuhan Batu.
Terlihat juga Karangan bunga berisi ucapan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati juga terpajang berderet di sepanjang jalan Protokol Kota Lima Puloh depan Kantor Bupati Dan Kantor DPRD Kabupaten Batu Bara.
Prosesi pelantikan dimulai pukul 10.00 diawali rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Batubara dengan agenda pengambilan sumpah jabatan OK Arya Zulkarnain sebagai Bupati dan H Raden Mas Harry Nugroho sebagai Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara periode 2013-2018.
Bertindak sebagai pimpinan sidang, Ketua DPRD Batu Bara Selamat Arifin. Dalam sidang paripurna istimewa dibacakan putusan Menteri Dalam Negeri tentang perberhentian OK Arya Zulkarnain dan Gongmatua sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara dan mengangkat H OK Arya Zulkarnaindan H Raden Mas Harry Nugroho sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara lima tahun ke depan.
Selanjutnya dilakukan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati yang baru. Setelah Gubernur resmi melantik, diteruskan pemasangan atribut berupa tanda pangkat serta lencana Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara periode 2013-2018.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho menjelaskan, seharusnya pelantikan dilaksanakan tanggal 23 Desember 2013 yang bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara periode 2008-2013 namun karena ada agenda rapat paripurna DPRD Sumut sehingga pelantikan baru bisa dilaksanakan hari ini.
"Prosesi ini merupakan sebuah puncak tahapan pemilukada setelah pemungutan tahapan pemilukada dilaksanakan tanggal 19 September 2013 yang lalu dan telah diputuskan oleh KPU kabupaten Batu Bara pasangan OK Arya Zulkarnain dan Raden Mas Harry Nugroho sebagai pasangan calon terpilih," ujarnya.
Pelaksanaan demokrasi, lanjut Gubsu pada prinsipnya adalah meminta suara rakyat untuk memilih pemimpinnya dan tidak dimaksudkan untuk membuat situasi daerah menjadi bergejolak. Pemilukada merupakan manifestasi politik rakyat untuk ikut menentukan keberhasilan pembangunan daerah terutama lima tahun mendatang."Jadi sikap kritis yang mengarah pada destruktif harus bisa kita jauhkan dari praktek demokrasi," harapnya.
Untuk itu, lanjutnya, bagi pasangan calon yang belum berhasil tidak perlu berkecil hati semua prosedur dan tahapan pemilukada telah dijalani mekanisme hukum untuk memperoleh keadilan juga telah ditemuh di mahkamah konstitusi sehingga kita harus legowo dan berlapang dada menerima keputusan ini.
Lebih jauh dari itu kita semua berharap bagi pasangan calon yang belum memperolah kesempatan untuk memenangkan pemilukasa agar mendukung pemerintahan yang dipimpin oleh OK Arya Zulkranain SH MM dan Raden Mas Harry Nugroho karena kabupaten Batu Bara ini tetap membutuhkan dukungan dan partisipasi saudara saudara dalam membangun kemajuan daerah.
Lebih lanjut Gubsu menyampaikan sesungguhnya pelaksanan pemerintahann di daerah merupakan implementasi desentralisasi kewenangan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri. "Jika dipahami dalam perspektif yang sempit akan menumbuhkan egoisme sektoral yang bersifat kedaerahan yang berlebihan," katanya.
Maka, Jika kondisi seperti ini terjadi akan berdamfak pada koordinasi antar tingkat pemerintahan dan antar daerah menjadi sulit demikian pula dalam hal pengelolaan sumber daya alam akibat keinginan meningkatkan pendapatan daerah dapat mendorong eksploitasi pengelolaan sumber daya alam berlebihan yang berimplikasi terhadap kelestarian lingkungan dan pada akhirnya kontra produktif dengan tujuan dan cita cita otonomi daerah itu sendiri.
Dalam beberapa, lanjut Gubsu lagi, kesempatan saudara bupati dan wakil telah menyampaikan visi dan misi dihadapan kinstiuen tekad saudara untuk melanjutkan peningkatan mutu pendidikan, peningkatan derajat kesehatan dan peningkatan taraf perekonomian merupakan suatu konsep yang ideal karena konsep ini merupakan upaya untuk pemenuhan kebutuhan hiidup dasar yang dibutuhkan warga dan masyarakat terhadap pemerintahnya.
Sejalan dengan itu, perlu kita ingat bahwa pelantikan hari inu disaksikan oleh ribuan masyarakat Batu Bara baik secara langsung maupun melalui pemberitaan, oleh karenanya harapan masyarakat kepada saudara saudara untuk melanjutkan pembangunan kearah yang kebih baik akan terus ditunggu dan ditagih hingga akhir masa jabatan saudara berdua.
"Melihat pegalaman yang dimiliki oleh OK Arya Zulkranain yang periode sebelumnya juga menjabat sebagai Bupati dan berlatar belakang birokrat serta saudara Raden Mas Harry Nugroho yang memiliki pengalaman bekerja disektor swasta Internasional merupakan kombinasi yang ideal dimana kedua aspek ini dapat saling melengkapi dan menjadi modal yang sangat berarti untuk membabagun kabupaten Batu Bara," katanya.
Apalagi, perlu kita sadari bahwa pembangunan itu juga dapat dilaksanakan oleh swasta melalui investasi dan untuk menarik investor tentu kita harus mempuyai jaringan apalagi masyarakat kebaupaten Batu Bara yakin dengan kemampuan Bupati dan wakil Bupati terpilih dalam membangun jarigan dengan investor.
"Ini menjadi penting karena di kabupaten Batu Bara akan dibangun pelabuhan HUB Internasional Kuala Tanjung yang berlokasi di Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh," ujarnya.
Apalagi, lanjut Gubsu hal ini diperkuat dengan peraturan presiden nomor 26 tahun 2012 tentang cetak biru pengembangan sistem logistik nasional.
Selain itu juga akan dikembangkan Pelabuhan PT Inalum dalam rangka mendukung kawasan khusus ekonomni Sei Semangke. Maka peluang itu harus benar-benar dapat dimamfaatkan oleh pemerintah kabupaten Batu Bara beserta seluruh masyarakat pengembangan infrastruktur wajib dilakukan untuk meningjkatkan daya saing daerah disamping juga iklim yang kondusif bagi dunia usaha harus senantiasa dijaga dan meruapakan tanggung jawab semua pihak.
"kita harus berfikir jauh kedepan jangan karena keuntungan sesaat pelung maupun potensi ekonomi jangka panjang yang membawa efek positif bagi perekonomian masyarakat tidak menjadi kenyataan," kata Gubsu berpesan.
Usai sambutan Gubernur, dilakukan acara pemberian ucapan selamat kepada Bupati dan Wabup yang baru dilantik. Diawali ucapan selamat dari Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho serta pejabat lainya.
(sumber : waspada.co.id)





