Bintang Bayu – Saat ini
warga Kampung Kristen Kecamatan Bintang Bayu, Sergai sangat mendambakan
adanya perbaikan jembatan penghubung ke Desa Silau Dunia,Kecamatan
Silou Kahean-Simalungun yang ambruk dihantam banjir beberapa bulan lalu.
Akibatnya warga yang biasa keluar ke
kota Dolok Masihul dan Tebing Tinggi lewat jalur tersebut harus rela
berbasah-basah atau melepas pakaiannya agar tidak basah. Jembatan yang dibangun dari Dana PNPM-Mp tidak bertahan lama karena diduga dikerjakan tidak sesuai bestek.
Potret seperti inilah yang sempat
terekam Koran KPK Pos saat salah satu warga yang baru kembali dari
tempat familinya di Asahan terpaksa melucuti pakaiannya agak tidak
basah. Dengan memanggul rak piring Marnaek harus berhati-hati menapaki
alur sungai Belutu.
Tidak cukup sekali, warga bermarga
Simanjuntak ini harus kembali keseberang untuk menjemput kembali barang
bawaannya yang lain.Tak terbanyangkan betapa sulit dan lelahnya si bapak
yang juga perangkat desa Kampung Kristen.
Sambil terengah-engah Marnaek kepada KPK
Pos mengatakan, terpaksa harus mengarungi alur sungai karena jembatan
sudah putus beberapa bulan lalu. Kita sangat mengharapkan perhatian serius dari pemerintah agar keluhan kami ini diperhatikan.
Memang saat ini sedang diupayakan
pemerintah desa untuk merehap pembuatan pondasi jembatan didua titik
jembatan yang ambruk namun terhenti tanpa kita tahu penyebabnya.
(sumber : kpkpos)





