Medan- Sudah
seminggu keluarga Rizki Mudhilah pusing tujuh keliling. Cewek kelahiran 2
Juni 1997 tersebut, minggat dari rumahnya di kawasan Jalan Japaris
Medan sejak, Minggu sore. Tersiar kabar, Ririn-panggilan lain Rizki
Mudhilah, dibawa kabur oleh seorang bandar narkoba di kawasan Tanjung Morawa.
Karena tak kunjung pulang dan merasa
tidak senang, keluarga Ririn melaporkan kasus ini ke Polisi. Informasi
diperoleh menyebutkan, ketika itu keluarganya tak menduga jika Ririn
bakalan kabur dari rumahnya. Sebab saat pergi dari rumah, Ririn hanya
pamit sebentar untuk membeli sesuatu di kedai.
Saat itu Ririn hanya mengenakan celana pendek dan sandal jepit. Ternyata ini hanya akal bulus Ririn, putri keempat yang pernah tinggal di daerah Pajak Kanan Tanjung Morawa.
Sejak kepergian Ririn, salah seorang
janda 1 anak yang pernah bertetangga dengannya saat di Tanjung Morawa
tak menampakkan batang hidungnya.
Konon, janda tersebut kerap mengumpuli
cewek cen-cen di rumahnya untuk dijual kepada pria hidung belang.
Keluarga Ririn mulai memburu keberadaan sang janda. Kepergian Ririn yang
disebut-sebut dibawa kabur bandar narkoba, menuai reaksi.
Edo Binsar, Wakil Sekretaris PD II FKPPI (Forum
Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI POLRI) Sumut,
berjanji akan menurunkan anggotanya untuk memburu bandar narkoba yang
membawa kabur Ririn.
Bukan cuma Edo Binsar, Eddy Kawilarang, Ketua Satgas DPC FSPTI-KSPSI Kota Medan dan Deli Serdang juga akan mengerahkan anggotanya untuk menemukan Ririn.
“Kami tak mau, anak baru gede (ABG)
seperti Ririn, menjadi korban bandar narkoba dan trafiking yang
dilakukan sang janda. Kita akan mengubernya sampai kemana pun,” ujar
Eddy dan Edo, kepada wartawan, Selasa, di Medan.
Kedua Pengurus FKPPI ini mengaku kalau anak buahnya sudah mengetahui tempat persembunyian Ririn dengan sang bandar.
Namun keduanya akan berkoordinasi dengan
aparat Kepolisian sebelum bertindak. Salah seorang kerabat Ririn
menuturkan, mereka sudah mengendus keberadan Ririn bersama orang yang
membawa kabur dirinya.
“Namun kita masih menunggu, agar
jangan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”ungkap pria yang pernah
bertugas di satuan elit Kepolisian, seraya mengimbuh kepada warga, bila
menemukan atau melihat Ririn segera laporkan ke kantor polisi terdekat.
“Tidak akan kami dituntut,”janjinya
sambil menambahkan jika Ririn berperawakan tinggi, kulit putih bersih,
rambut ikal, dibibir atas ada bekas jahitan.
(sumber : kpkpos)





