Penimbunan Lahan Meresahkan Warga

Aktifitas pekerjaan penimbunan lahan yang berada persis di areal bantaran sungai Aek Tapa, Kelurahan Bakaran Batu. RANTAU – Aktifitas pekerjaan penimbunan lahan yang berada persis di areal bantaran sungai Aek Tapa, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan meresahkan warga dan pengguna jalan. Sebab, selain telah mengganggu arus lalulintas, pekerjaan penimbunan lahan tersebut juga membuat badan jalan berlumpur hingga dikhawatirkan membahayakan pengendara yang melintas.
Julius (27), Suprionoi (27), Rizki Goes (26) dan Ayu Komeng (28), keempat warga Aek Tapa Rantauprapat mengatakan, ulah pengusaha yang secara sembarang melakukan penimbunan lahan di areal bantaran sungai dinilai tidak memikirkan hak-hak dan keselamatan warga.
“Bagaimana kita tidak resah, dalam satu hari sekali, ada puluhan truk muatan tanah yang mondar-mandir di Simpang Aek Tapa. Akibatnya, jalan sekitar Simpang Aek Tapa selalu macet dibuatnya,” ujar Julius diamini ketiga rekannya, Kamis (26/12).
Tak hanya menjadi biang kemacetan, kata Julius, aktifitas penimbunan lahan tersebut juga telah membuat sejumlah titik ruas badan Jalan Aek Tapa Rantauprapat diselimuti lumpur tanah liat yang berasal dari truk-truk pengangkut tanah timbunan tersebut.
Kondisi itu jelas membuat warga kesal, sebab mobil dan sepeda motor warga yang melintas menjadi kotor dan dipenuhi lumpur. Bahkan badan jalan yang berlumpur itu dikhawatirkan akan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas.
“Kita sudah capek-capek nyuci mobil sekilat-kilatnya, tapi saat lewat Simpang Aek Tapa, kendaraan kita kembali berlumpur. Selain itu, kita juga harus ekstra hati-hati melintas di jalan itu, kalau tidak bisa tergelincir karena jalannya licin. Jadi wajar dong kami protes, karena sudah mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.
Ironisnya, meski aktifitas penimbunan lahan yang telah mengganggu ketertibaban umum itu sudah  berlangsung sejak sepekan yang lalu, namun belum ada tindakan tegas dari aparatur pemerintahan setempat. Padahal, jalan Aek Tapa Rantauprapat adalah ruas jalan yang kerap dilalui sejumlah pejabat menuju lokasi perkantoran, termasuk Bupati Labuhanbatu Tigor Panusunan Siregar.
Sementara Bupati Labuhanbatu, Tigor Panusunan Siregar, melalui Kabag Humas Pemkab Labuhanbatu, Sugeng, yang dikonfirmasi wartawan terkait protes warga Aek Tapa tersebut mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan Bakaran Batu dan Camat Rantau Selatan untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Kita koordinasi dulu, agar nanti Lurah atau Camat menekankan kepada pihak pengusaha agar melakukan penyiraman jalan biar warga tidak terganggu,” katanya melalui seluler.
(sumber : Metrosiantar.com)
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com